Kondisi Geologi

Provinsi Banten mempunyai bentang alam wilayah terdiri atas pedataran sebagaimana yang terbentang antara Tangerang dan Serang, perbukitan bergelombang (antara Serang – Pandeglang – Cibaliung) dan pegunungan yang tersebar di Bagian Selatan dengan puncak-puncak G. Sanggabuana (1.919 m. dpl), G. Halimun (1929 m. dpl), G. Endut (1.297 m.dpl) dan G. Nyungcung.

Keadaan bentuk bentang alam ini sangat berkaitan erat dengan kondisi geologi regional daerah Banten yang merupakan bagian dari jalur/busur magmatik berumur Tersier-Kuarter yang membentang dari ujung utara P.Sumatera sampai Nusa Tenggara yang dikenal sebagai Busur Magmatik Sunda-Banda (Sunda-Banda Magmatic Arc – Hamilton, 1976). Di daerah Banten busur ini membentuk kubah, pematang dan kerucut gunungapi yang aktif.

Kondisi geologi seperti tersebut diatas menghasilkan potensi sumber daya mineral dan  geowisata yang cukup melimpah. Daerah berbatuan gunung api tua yang diterobos oleh batuan intrusif yang lebih muda, merupakan tempat kedudukan mineralisasi logam mulia dan logam dasar emas dan timbal. Sedangkan daerah berbatuan gunung api lebih muda merupakan daerah prospek untuk bahan galian industri seperti batu pasir kuarsa, batu gunung, bentonit, zeolit, lempung, toseki dan tras juga bahan galian lain yang sangat prospek seperti batu sempur (fosil kayu terkersikkan) dan batumulia seperti opal (kalimaya). Selain itu daerah berbatuan sedimen tua dan muda sangat erat kaitannya dengan keterdapatan batubara dan batugamping.

One response to “Kondisi Geologi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s